Rumah Syariah

Berita

Evaluasi Bulanan dan Penutupan Termin, Aufa: “Ternyata Kami Sudah di Penghujung Waktu"

Kairo – Memasuki bulan Ramadan, Rumah Syariah mengadakan evaluasi bulanan dan penutupan termin pada Kamis, 14 Maret 2024 di Markas Besar Rumah Syariah, Darb Al-Insiyyah, Distrik Darrasah. Acara yang diawali dengan pembacaan Burdah karya Imam Al-Bushiri ini merupakan momentum spesial. Pasalnya, selain dilakukan di Bulan Suci Ramadan, kegiatan evaluasi bulanan ini menjadi evaluasi terakhir yang diikuti oleh anggota pusat angkatan 9 dan cabang angkatan 4 yang akan diwisuda bulan Mei mendatang.

Pembacaan shalawat dirampungkan ketika adzan maghrib berkumandang. Hidangan takjil berupa kurma, bolu, risol, dan es timun selasih mengawali buka bersama kali ini. Usai shalat berjamaah, acara dilanjutkan dengan pembacaan mahallul qiyam, pembukaan MC oleh Yonggi Zulfa Aji, kemudian tilawah Al-Qur’an oleh Raihan Nugraha.

Memasuki inti acara, sambutan dibawakan oleh Ustaz Riziq Mubarok, Lc. selaku Pembina Umum Rumah Syariah. Beliau menuturkan pentingnya menerapkan at-takhalliyah qabla at-tahallliyah, singkatnya, ‘melepaskan diri dari hal buruk didahulukan daripada menghiasi diri dengan hal baik’, terkhusus di bulan Ramadan ini. Kepada para anggota yang akan diwisuda, beliau menyampaikan pengingat untuk segera menyelesaikan kewajiban seperti Karya Tulis Ilmiah Akademik (KTIA), setoran sekali duduk, hingga talaki wajib.

“Terkadang baru merasa sesuatu berharga ketika hal itu sudah pergi. (sebagaimana) Kita bisa melihat sesuatu saat ada jarak. (kewajiban perlu diselesaikan) Agar tidak termasuk golongan yang disebutkan oleh Al-Mutanabbi, ‘aku tidak melihat suatu aib selain seseorang  yang tidak menyelesaikan pekerjaannya dengan baik padahal ia memiliki kemampuan untuk melakukan itu’”, tukas beliau.

Butir-butir nasihat juga dituturkan oleh Pembina Umum Rumah Syariah, Ustaz Ahmad Nasihul Umam, Lc. Merespon anggapan kurang tepat mengenai rumah binaan yang muncul belakangan, beliau menegaskan bahwa Rumah Syariah adalah komunitas intelektual yang kegiatannya mencerminkan perilaku mahasiswa; menerima materi ketika dars siang, kemudian pada malam hari mengulangi materi, berdiskusi, serta mencari dan membaca referensi kitab penunjang yang direkomendasikan oleh pengajar saat dars. Hal ini merupakan nikmat yang patut disyukuri, terlebih bagi anggota yang hendak mengakhiri masa pembelajaran di Rumah Syariah.

Beliau juga menyampaikan, “Cari lingkungan yang positif, cari teman yang mengajarkan kebaikan. Saya tidak khawatir kalian berada di lingkungan yang tidak baik, tapi lebih khawatir (saat kalian berada) di lingkungan yang merasa dirinya baik. (padahal) Yang merasa baik, tidak lebih baik dengan yang merasa dirinya tidak baik.”

Acara diakhiri dengan doa yang dipimpin oleh Ustaz Alif Watra Sarajeva, Lc., Dipl. Sebelum beralih ke ramah tamah, terdapat sesi pengumuman. Pertama, pengumuman penghargaan rumah paling dermawan, yang jatuh kepada Rumah Pucuk. Atas prestasinya menjadi peraih penghargaan berturut-turut, RSA Care memberikan apresiasi berupa sertifikat. Tidak ketinggalan, Panitia Wisuda Rumah Syariah 2024 juga memberikan sertifikat kepada Abdul Hanafi sebagai kontributor ide tema Wisuda Rumah Syariah tahun ini.

Mengenai evaluasi bulanan dan penutupan termin, Aufa (angkatan 9 pusat) turut memberikan komentar ketika diwawancarai pada Jumat (15/3/24). “…rasanya tentu sedih, ternyata kami sudah di penghujung waktu, tak terasa waktu berjalan, padahal rasanya masih ingin terus berada di komunitas yang baik ini…”, tukasnya. Di sisi lain, Aufa juga mengungkapkan bahwa evaluasi terakhir ini menjadi pemantik semangat untuk merancang jalan secara mandiri kedepannya.

“Karena kami bener-bener effort besar untuk menyelesaikan semua tugas ini. Apalagi KTIA, semua mengeluarkan seluruh kemampuannya untuk menyelesaikan walaupun dengan dilema-dilema yang ada. Ana yakin insya Allah, seluruh RSA 9 Az-Zumrani mampu menyelesaikan tugas akhirnya, dan husnul khatimah ketika wisuda nanti,” imbuhnya. Terakhir, ia turut mendoakan supaya seluruh proses menuju wisuda, baik kepada angkatan 9 pusat ataupun 4 cabang, agar senantiasa diberikan kelancaran.

Scroll to Top