
RSa Media, Kairo – Masa pembelajaran Rumah Syariah termin satu telah dibuka pada 1 Juli 2025 lalu. Sebagai komunitas yang terfokus pada program akselerasi dalam keilmuan Islam, Rumah Syariah turut menghadirkan berbagai seminar dalam kurikulumnya guna menunjang pembelajaran.
Salah satu seminar yang diselenggarakan oleh Rumah Syariah dalam rangkaian awal pembelajaran adalah Seminar Pengenalan Metode Afsahan. Bertempat di Markas Besar (Mabes) Rumah Syariah, Darb al-Unsiyyah, Distrik Darrasah, seminar ini dilaksanakan pada Kamis, 3 Juli lalu dengan moderator Ainun Mubarak.
Diampu langsung oleh Ustaz Efendi Septiono, Lc. sebagai pemateri yang tak lain juga merupakan koordinator pembina umum Rumah Syariah serta pengajar dars Rumah Syariah. Seminar berlangsung dalam suasana yang serius namun tetap hangat dan komunikatif. Beliau menyampaikan, Rumah Syariah berjalan dengan memadukan manajemen pondok modern dan metode pembelajaran pondok salaf. Salah satu bentuk implementasinya pada kurikulum adalah penerapan metode afsahan pada kegiatan sorogan dan dars akhlak.
Metode ini dipilih karena dianggap sebagai cara cepat untuk membaca kitab. Rumah Syariah telah memodifikasi metode afsahan yang umumnya hanya fokus pada tahlil kaidah nahu, dengan menambahkan tahlil sighat saraf. Sehingga, metode afsahan yang diterapkan Rumah Syariah lebih lengkap dan efisien.
Seminar diawali dengan pengenalan metode sorogan dan afsahan secara umum, kemudian barulah dikerucutkan sesuai dengan penerapan metode afsahan versi Rumah Syariah. Ustaz Efendi selaku pemateri turut menjelaskan pelaksanaan kegiatan sorogan yang difasilitasi oleh Rumah Syariah, baik dari waktu dan tempat pelaksanaan serta sistem pembelajaran semi privat dengan pengampu kompeten tanpa berbayar. Di samping itu, beliau juga menjelaskan kitab utama yang akan dipakai serta kitab penunjang yang dapat membantu pembelajaran.
Lebih lanjut, Ustaz Efendi meminta seluruh peserta seminar yang mencakup seluruh anggota aktif Rumah Syariah baik pusat tingkat satu dan dua serta cabang, untuk menghafal macam-macam simbol nahu dan saraf dalam metode afsahan yang kemudian beliau tes dengan menunjuk peserta secara acak. Tak lupa, beliau mencontohkan langsung penerapan metode ini kemudian dilanjutkan praktik oleh peserta dalam beberapa contoh yang beliau berikan dari dalam kitab Al-Islam Aqidatan wa Syariatan.
Sebagaimana tema yang diusung, seminar kali ini mencukupkan pada pengenalan metode afsahan, karena mempelajari metode baru secara mendetail tidaklah mudah dan membutuhkan waktu yang lama. Maka dari itu, agenda yang akan dilaksanakan selanjutnya yakni dars pengantar sorogan sebagai kelanjutan dari seminar.
Di akhir acara, Ustaz Efendi mengingatkan para peserta seminar, bahwasanya kegiatan di Rumah Syariah padat dengan hal-hal bermanfaat dan itu tidaklah mudah untuk dijalani. Maka, ingatlah perkataan:
“كل عبء تحمله الآن سيغيب غدا فتجاوزه بسعادة تامة”
“Segala beban yang kau pikul hari ini akan berlalu esok hari, maka lewatilah dengan penuh kebahagiaan.”
Semoga dengan belangsungnya seminar ini, semakin mudah bagi anggota untuk meningkatkan kemampuannya dalam membaca kitab beserta tahlil kaidah nahu dan sarafnya.
Reporter: Mayamina Kamila
Editor: RSa Media



