Rumah Syariah

Berita

Halalbihalal Rumah Syariah; Memulai Lembaran Baru dengan Penuh Ketulusan

RSa Media, Kairo – Rumah Syariah telah mengadakan halalbihalal sebagai bentuk perayaan Idulfitri bersama keluarga besar Rumah Syariah pada Kamis, 3 April 2025. Acara yang bertempat di Ruwaq al-Makki, Gamaliya, ini dihadiri oleh jajaran pembina serta seluruh anggota aktif Rumah Syariah. Selain itu, beberapa penasihat Rumah Syariah pun turut diundang untuk memeriahkan acara tersebut.

Halalbihalal bukan hanya sekadar tradisi, melainkan sebuah momentum berharga untuk saling bermaaf-maafan, melebur khilaf, dan memperkuat persaudaraan. Maka dari itu, Rumah Syariah menjadikan momen ini sebagai kesempatan bagi kita untuk saling membuka hati, mengikhlaskan, dan memulai lembaran baru dengan penuh ketulusan.

Acara kali itu dibawakan oleh Muhammad Fajri Chaniago dan Mayamina Kamila, yang kemudian dilanjutkan dengan tilawah. Beberapa sambutan turut mengiringi pembukaan acara tersebut. Sambutan pertama dituturkan oleh Andi Baso Ikram, selaku ketua pelaksana halalbihalal kala itu. Ia menyampaikan bahwa Rumah Syariah hadir bagaikan orang tua, yang memberi anak-anaknya makanan berupa ilmu, pakaian berupa akhlak, dan rasa persaudaraan yang kuat sehingga menimbulkan rasa saling peduli. Sebagaimana yang termuat dalam moto Rumah Syariah “ Berilmu, Berakhlak, Peduli.”

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ustaz Riziq Mubarok Lc., Dipl., sebagai perwakilan dari para pembina. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa momen Idulfitri bukan hanya sekadar merayakan sisi ketaatan kita kepada Allah Taala, melainkan juga sisi sosial kita terhadap sesama. Oleh karenanya, hari raya ini dihiasi dengan berbagai ungkapan memohon maaf lahir dan batin.

Mauizah Hasanah dari para penasihat Rumah Syariah turut mengisi rangkaian acara pada hari itu. Mauizah yang pertama disampaikan oleh Ustaz Muhammad Fardan Satrio Wibowo, Lc., Dipl. Dalam mauizah tersebut, beliau menuturkan bahwa momen Idulfitri merupakan momen yang tepat sebagai titik tolak untuk kehidupan yang lebih baru. Pada momen ini, seseorang dianjurkan untuk kembali mengenal dirinya sehingga ia akan semakin menyadari kehambaannya. Rasa kehambaan inilah yang menunjukkan kecintaannya pada Tuhannya, karena sebuah cinta yang hakiki tak hanya dilihat dari yang tampak saja. Maka dari itu, perspektif terhadap Idulfitri ini tidak cukup dengan melihat hal yang tampak seperti momen berkumpul dan makan bersama saja, tetapi juga sebagai momen seseorang mengenal kehambaannya di hadapan Tuhannya.

Ustaz Ahmad Saiful Millah, Lc., M.A. turut menyampaikan mauizah pada acara tersebut. Beliau mengatakan bahwa pada momen Idulfitri seperti ini tentunya orang-orang sangat mudah meminta maaf dan memaafkan, berbeda dengan hari lainnya. Ini menandakan bahwa kebaikan apabila dilakukan secara serentak akan terasa ringan. Namun yang perlu diperhatikan, selain kebaikan kolektif seperti ini, suatu kejahatan apabila dilakukan secara kolektif atau banyak dilakukan, juga akan menjadi biasa dan ringan.

Acara pun ditutup dengan doa. Mushafahah kerap membuat haru pada hari itu, sebagai bentuk saling memaafkan dan mempererat persaudaraan antar sesama. Tidak sampai di situ, pembagian doorprize juga disambut dengan respons yang sangat baik dari para anggota. Selain berupa undian, doorprize tersebut juga meghadirkan beberapa pertanyaan yang mengundang tawa dari para tamu dan anggota yang hadir saat itu. Ustaz Efendi Septiono, Lc., Koordinator Pembina Umum saat itu pun turut meramaikan acara tersebut dengan membagikan hadiah sebagai apresiasi bagi anggota yang berhasil menyelesaikan iktikaf selama 10 hari terakhir Ramadan atau yang sedang berpuasa Syawal pada hari itu.

Rangkaian acara diakhiri dengan makan bersama. Suguhan berupa rendang dan opor tentunya meningkatkan kesan baik pada acara terebut. Tak hanya mengenyangkan, acara ini juga mengingatkan bahwa di tanah rantau ini, perasaan yang sama berupa rasa senang berkumpul bersama keluarga juga bisa dirasakan berkat adanya keluarga berupa teman-teman dari Rumah Syariah.

Semoga pertemuan hari itu tidak hanya mempererat hubungan, tetapi juga membawa berkah dan kedamaian dalam kehidupan kita.

Reporter: Shahifa Naila

Scroll to Top