Berita
Tegaskan Pentingnya Pemetaan Ilmu, Rumah Syariah Gelar Seminar Kharithah al-Ulum
RSa Media, Kairo – Setelah mengulik sejarah berdirinya Rumah Syariah, kini lembaga tersebut kembali menyapa para anggotanya melalui seminar Kharithah al-Ulum. Seminar ini ditujukan khusus untuk para anggota baru dan digelar pada Kamis, 3 Juli 2025 di Markas Besar Rumah Syariah, Darb al-Unsiyah.
Menghadirkan Ustaz Alif Watra Sarajeva, Lc., Dipl. -alumni Rumah Syariah angkatan 7 pusat- sebagai narasumber dan dipandu oleh Ibrahim Hasby Ridhallah selaku moderator, acara ini menyuguhkan pemahaman mendalam seputar pentingnya mengetahui peta keilmuan atau yang disebut dengan Kharithah al-Ulum, agar proses belajar menjadi lebih terarah dan tidak sia-sia.
Di awal pemaparan, Ustaz Watra menyampaikan bahwa banyak penuntut ilmu terjebak dalam kesibukan yang padat, dan sering kali mengira bahwa dengan sibuk saja, keberhasilan akan datang. Padahal, tidak cukup hanya dengan itu.
Kita perlu mengetahui mana yang menjadi prioritas. Tanpa arah dan urutan yang jelas, kesibukan justru bisa membuat kita tersesat dan membuang waktu. Karena itulah, penting bagi setiap penuntut ilmu untuk memahami peta keilmuan agar perjalanan menuntut ilmu menjadi lebih terarah dan bermakna.
Beliau juga mengutip sebuah ungkapan dari Imam Ibn Athaillah yang mengajak kita agar mengatur ulang prioritas hidup kita.
اجتهادك فيما ضمن لك، وتقصيرك فيما طلب منك دليل على انطماس البصيرة منك
“Usahamu yang berlebihan dalam hal yang sudah dijamin untukmu, dan kelalaianmu dalam hal yang sudah dituntut darimu, adalah bukti bahwa penglihatan hatimu telah tertutup (buta hati).”
Berangkat dari kesadaran ini, Rumah Syariah telah menyusun kurikulum yang berjenjang dan sistematis, disesuaikan dengan peta keilmuan yang dimaksud. Kurikulum ini dirancang untuk membantu para anggotanya menempuh tahapan-tahapan ilmu secara teratur.
Menjelang akhir sesi, suasana menjadi lebih hening ketika beliau mengajak peserta merenungkan kondisi saudara-saudara kita di Palestina. Mereka sangat ingin belajar, namun tidak punya kebebasan seperti kita. Maka selayaknya kita lebih bersyukur dan bisa mengelola waktu sebaik mungkin.
Dengan semangat ini, seminar ditutup dengan harapan agar para peserta mampu menyusun ulang prioritas, memanfaatkan waktu secara maksimal, dan menempuh jalan ilmu dengan lebih terarah.
Reporter: Shahifa Naila
Editor: RSa Media
Berita Terbaru Lainnya

Seminar Takhrij Hadis: Sarana Verifikasi Keotentikan Hadis dan Periwayatan

Halalbihalal Rumah Syariah, Membangun Kebersamaan di Tanah Perantauan

